Peluang Reseller Pringsewu : Sambal & Saos

Pringsewu Resto > Menu & Resep > Peluang Reseller Pringsewu : Sambal & Saos

Disituasi wabah seperti sekarang ini mencari pekerjaan pun menjadi sulit sebab pemerintah menganjurkan para pekerja untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Pembatasan aktivitas di luar rumah dilakukan untuk menekan penyebaran virus Corona yang terus meningkat. Meskipun situasi sedang sulit sebenarnya tetap ada peluang untuk mendapatkan penghasilan.

Pringsewu resto punya paket frozen food yang dapat mejadi solusi terbaik mendapatkan penghasilan, tetap dirumah saja dan tetap sehat. Tersedia beragam olahan menu seperti : Aneka Sambal, aneka Saos, Aneka Bumbu, Aneka Olahan Ayam, Pepes Bandeng dan masih banyak lainnya. Info lebih lanjut hubungi : Pringsewu Halalfood 

Digadang-gadang, reseller menjadi salah satu profesi atau cara bisnis baru yang mudah dan murah. Terlebih bagi kamu yang baru akan memulai sebuah bisnis. Jika kamu tertarik, maka kamu perlu baca artikel ini sampai selesai, karena akan ada penjelasan terkait kelebihan menjadi reseller hingga tipsnya.

Jika diartikan secara bahasa, kamu mungkin akan langsung mengerti, bahwa re berarti kembali dan seller berarti penjual. reseller merupakan orang yang membeli produk dari supplier dengan harga yang lebih murah. Tujuannya untuk dijual kembali dengan harga tertentu. Sehingga nantinya akan mendapat keuntungan.

Sebelum benar-benar yakin, dan supaya semakin yakin, kita akan bahas kelebihan dari reseller, yang nantinya bisa kamu jadikan pertimbangan.

  • Menjadi reseller tidak direpotkan dengan urusan stok barang, karena hal tersebut menjadi tanggung jawab agen dan distributor.
  • Tidak membutuhkan waktu khusus untuk bekerja, dalam kata lain, bisa dilakukan sebagai sampingan pekerjaan yang lainnya.
  • Komplain atau protes terhadap suatu produk tidak dilayangkan kepada reseller, sehingga tidak perlu pusing.
  • Kamu tidak perlu repot dan pusing memikirkan proses produksi.

Sedangkan hal yang perlu diperhatikan saat menjadi reseller :
Pertama, yang perlu kamu perhatikan adalah persaingan. Ini bukan sesuatu yang baru, sehingga hal yang perlu kamu sadari adalah, profesi ini sudah dilakoni banyak orang.  Tidak jarang para pemula gagal karena kalah bersaing dari pemain lama. Untuk meminimalisir resiko itu, kamu perlu banyak belajar dan mengerti kondisi pesaingmu.

Kedua,pahami adalah produkmu. Jangan sampai kamu sendiri tidak paham dengan produkmu.  Pemahaman terhadap produk, membuatmu lebih mudah mengatur strategi penjualan. Kamu juga dapat menjawab dan meyakinkan calon pembelimu. Khusunya mereka yang masih ragu dan banyak tanya soal produkmu.

Ketiga, kuasai metode pemasarannya. Apakah dilakukan secara online maupun lewat konvensional yaitu ketemu clien langsung face 2 face. Kedua metode ini ada baik buruknya. Pemasaran ketemu langsung selama ini seolah terstigma lebih manjur, karena kita bisa langsung mengetahui respon clien suka maupun tidak. Juga rasa sungkan sering jadi alasan tercapainya clousing pembelian. Namun diera pandemi corona saat ini. ketemu dengan clien adalah sesuatu yang langka.  Terlebih dengan diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Menyebabkan mobilitas jadi terbatas, #dirumahaja, #workfromhome, #belajardirumah menjadi tagar yang terus diviralkan oleh pemerintah. Sehingga tetap mendapatkan penghasilan dan tetap dirumah menjadi pilihan utama.

Categories

Archive